Penyusunan Business Plan

Business plan adalah dokumen tertulis yang mendeskripsikan semua elemen eksternal dan elemen internal yang relevan yang terlibat dalam pembentukan sebuah perusahaan. Business plan seringkali merupakan penggabungan rencana-rencana fungsional seperti pemasaran, keuangan, produksi dan sumber daya manusia. Rencana-rencana tersebut bisa berupa rencana jangka pendek dan jangka panjang, baik yang bersifat strategis maupun operasional. Hisrich, Peters, Shepherd (2008).

Sebelum memulai sebuah bisnis, sangat penting bagi perusahaan untuk membuat business plan. Untuk membuat business plan yang efektif, diperlukan insting pasar yang baik atas produk atau jasa yang akan dipasarkan dan analisis yang baik dalam menentukan tim manajemen dan kebutuhan finansial perusahaan.

Setelah perusahaan berkembang dari perusahaan baru menjadi perusahaan yang tumbuh dan dewasa, business plan masih terus diperlukan sebagai pedoman bagi perusahaan dalam menjalankan bisnis agar perusahaan dapat memenuhi tujuan-tujuan bisnis jangka pendek dan jangka panjangnya.

Hal pertama yang harus dilakukan dalam membuat business plan adalah melakukan analisis lingkungan eksternal untuk mengidentifikasi berbagai trend dan perubahan lingkungan eksternal perusahaan yang mungkin mempengaruhi bisnis perusahaan. Faktor lingkungan eksternal perusahaan terdiri dari faktor lingkungan sosial dan industri.

jasa penyusunan business plan
Sumber : Strategic Management & Business Policy Toward Global Sustainability (Thomas L. Wheelen & J. David Hunger)

Faktor lingkungan sosial yang harus diidentifikasi dan dianalisis adalah faktor ekonomi, social budaya, perkembangan teknologi, hukum dan politik. Faktor industri yang harus diidentifikasi dan dianalisis adalah kompetitor, konsumen, supplier, tenaga kerja, shareholder, kreditur, komunitas, asosiasi perdagangan, dan pemerintah.

Analisis lingkungan eksternal perusahaan yang terdiri dari analisis lingkungan sosial dan industri ini akan memberikan gambaran mengenai bagaimana peluang dan ancaman yang ada di industri yang akan dimasuki perusahaan.

Dalam membuat business plan, diperlukan juga analisis terhadap elemen internal perusahaan untuk dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan dan kelemahan internal perusahaan. Faktor internal perusahaan yang harus dianalisis adalah sumber daya, struktur organisasi dan budaya perusahaan.

Setelah memperoleh gambaran yang tepat mengenai peluang dan ancaman yang didapat dari analisis eskternal perusahaan serta gambaran mengenai kekuatan dan kelemahan yang didapat dari analisis internal perusahaan, maka perusahaan perlu melakukan analisis yang menyeluruh terhadap peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal perusahaan sehingga selanjutnya perusahaan dalam mengembangkan business plan yang tepat.

Dewasa ini, dalam mengembangkan business plan yang tepat, perusahaan perlu memberikan perhatian yang lebih pada perkembangan teknologi digital khususnya internet dan penggunaan media sosial.

Berdasarkan data dari Asia Pacific Digital Overview, pada awal tahun 2014, populasi penduduk Indonesia adalah 251,16 juta jiwa. Dari total populasi penduduk Indonesia tersebut, 72,7 juta penduduk telah menggunakan internet atau sebanyak 29%.

Populasi pengguna internet ini meningkat dengan sangat pesat. Pada tahun 2000, populasi pengguna internet hanya 2 juta penduduk, jumlah ini meningkat terus dari tahun ke tahunnya. Pada tahun 2014 diperkirakan akan meningkat 15% menjadi 83,6 juta penduduk pengguna internet dan pada tahun 2015 diperkirakan akan meningkat lagi menjadi 93,4 juta penduduk pengguna internet, dengan komposisi pria pengguna internet sebesar 51,6% dan wanita sebesar 48,4%.

Untuk pengguna media sosial, komposisinya yang paling banyak adalah pengguna facebook yaitu sebesar 93% dari pengguna internet dengan pengguna aktif sebesar 49%. Kemudian diikuti di posisi kedua adalah pengguna twitter yaitu sebesar 80% dengan pengguna aktif sebesar 41%. Media social lainnya yang banyak digunakan adalah Google+, Linkedin dan Instagram.

Meningkatnya pengguna internet dan media social di Indonesia menunjukkan bahwa trend di Indonesia ke depannya sangat besar sekali untuk penjualan dan promosi online melalui internet dan media social. Hal ini juga ditunjang oleh perkembangan penggunaan smartphone di Indonesia. Posisi pada awal tahun 2014, pengguna smartphone di Indonesia adalah sebesar 14%, dengan 95% diantaranya menggunakan smartphone untuk mencari product dan 57% diantaranya telah menggunakan smartphone untuk melakukan pembelian. Sumber data : wearesocial.sg, Asia Pacific Digital Overview, January 2014.

Dengan adanya perkembangan pengguna internet dan media sosial ini, maka perusahaan perlu mempertimbangkan untuk menambahkan digital marketing ke dalam business plan. Jika perusahaan tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi digital ini, maka perusahaan akan ketinggalan dan sulit untuk bersaing.

Didukung oleh konsultan yang telah berpengalaman menangani penyusunan business plan untuk berbagai jenis industri, Magna Transforma membantu perusahaan klien untuk mengembangkan business plan dengan menganalisis faktor eksternal dan internal perusahaan secara komprehensif, termasuk mempertimbangkan berbagai perkembangan teknologi terkini, salah satunya perkembangan teknologi digital.

Penulis : Santi Dharmayanti, ST.

Untuk diskusi dan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi (021) 29022118 - 20 atau mengirim email info@magnatransforma.com