Langkah BPOM Menerapkan Reformasi Birokrasi dengan Konsep “Learning Organization”

Sebagai salah satu lembaga Negara yang ingin semakin diakui kredibilitasnya secara internasional, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) telah menetapkan akan melaksanakan manajemen perubahan melalui pendekatan Learning Organization. Hal ini dilakukan sesuai dengan reformasi birokrasi dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.


Tepatnya pada tanggal 2 dan 3 Oktober 2013 Magna Transforma Consulting Group telah dipercayakan untuk mengadakan Workshop di Balai POM Jayapura dengan pembicara Dr. Matinus Tukiran untuk membawakan materi mengenai “Manajemen Perubahan”. Workshop diadakan untuk menanamkan konsep Manajemen Perubahan dan konteks Learning Organization dalam penerapan Manajemen Perubahan. Membangun organisasi pembelajar (Learning Organization) merupakan salah satu misi dari BPOM dimana hal ini adalah wujud pelaksanaaan Visi, Misi, dan Reformasi Birokrasi BPOM Jayapura. Hal ini juga telah menjadi salah satu komitmen dari BPOM mengingat reformasi birokrasi juga sangat penting bagi lembaga kementrian.


Sebanyak 60 peserta mengikuti workshop ini dengan sangat antusias dan bersemangat selama 2 hari penuh. Dr. Martinus Tukiran, pembicara sekaligus konsultan manajemen juga memberikan materi- materi workshop yang sangat berkaitan dengan manajemen perubahan dan konsep Learning Organization, disertai dengan diskusi pembahasan, games dan simulasi yang membuat materi mudah dicerna dan dipahami oleh semua peserta.


Beberapa materi yang diberikan antara lain seperti ; Tahapan transisi dalam perubahan, Komunikasi dan koneksi, mengelola penolakan, mengelola tim perubahan, menciptakan agen perubahan, Konsep Learning Organization BPOM & tahapan penerapan Learning Organization, pembentukan Forum Learning Organization, serta langkah-langkah melaksanakan Forum Learning Organization.


Konsep Learning Organization sangat dibutuhkan dalam organisasi sebagai sarana untuk meningkatkan dan mempertahankan daya saing organisasi (Competitive Edge) atau bahkan memenangkan persaingan bisnis. Dengan diterapkannya Learning Organization, perusahaan akan mampu memproduksi dan mengembangkan pemikiran yang unik dan inovatif. Masukan, koreksi dan perbaikan dalam manajemen perusahaan akan terjadi baik secara internal maupun eksternal yang kemudian tentunya mendatangkan keuntungan bagi manajemen perusahaan seperti mendukung karyawan untuk menerima perubahan serta adanya perbaikan kinerja secara individu, kelompok maupun perusahaan, bahkan dapat membantu para decision maker untuk mengambil keputusan secara lebih kreatif dan efektif.


Sedangkan Reformasi Birokrasi adalah peraturan pemerintah yang baru saja diresmikan dan telah tercantum dalam Peraturan Pemerintah nomor 81 tahun 2010 dimana pemerintah Republik Indonesia telah menyatakan bahwa dalam rangka mempercepat tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik maka perlu diadakan reformasi birokrasi dalam seluruh kementrian/ lembaga/ pemerintah daerah. Dengan terlaksananya reformasi birokrasi diharapkan dapat melahirkan SDM yang berkualitas dan pelayanan publik yang lebih baik. Oleh sebab itulah, BPOM sebagai lembaga Negara dengan serius menanggapi hal ini dan bekerjasama dengan PT. Magna Transforma Consulting Group untuk mewujudkan reformasi birokrasi.