Our Services

Productivity Improvement

Setiap perusahaan dan organisasi akan selalu berupaya untuk meningkatkan mutu dan tingkat produktivitasnya demi penggunaan sumber daya yang lebih efektif dan efisien sehingga akan mengurangi biaya produksi, menghasilkan produk yang lebih berkualitas, menghasilkan pelayanan yang lebih baik, tercipta budaya kerja yang disiplin, dan lain- lain.

Perbaikan produktivitas dilakukan setelah perusahaan melakukan evaluasi kerja, setelah itu diperlukan analisis yang cermat untuk membuat strategi perencanaan perbaikan produktivitas. Strategi yang dirancang di setiap perusahaan akan berbeda antara satu dengan yang lainnya, hal ini disesuaikan dengan tujuan dan visi misi dari perusahaan tersebut. Ada yang memerlukan perbaikan dalam hal strategi manajemen, keuangan, kuantitas dan kualitas hasil produksi, serta masih banyak lagi.

Dengan pendampingan yang berorientasi pada pemberian solusi, kami dapat membantu perusahaan atau organisasi dalam pendampingan perbaikan produktivitas seperti; pendampingan penerapan 5R di tempat kerja, penerapan manajemen Kaizen, pemetaan business process, menterjemahkan strategi organisasi kepada bagian operasional, meningkatkan kinerja perusahaan dengan penerapan Balanced scorecard, pengembangan dan penerapan sistem manajemen, menilai tingkat kecukupan dan kesesuaian hasil kerja dengan standar yang sudah ditetapkan, membangun budaya kerja dan disiplin untuk perusahaan, dan lain- lain.

 
    • 1. Lean Management Implementation

Di tengah konteks globalisasi dan efisiensi dalam berbagai industri terutama industri manufaktur, maka keberadaan program yang mampu memberikan nilai tambah sangat dibutuhkan dalam memelihara dan meningkatan produktivitas perusahaan.
Lean Management berarti “doing more and more with less and less”. Semakin banyak menghasilkan dalam waktu yang semakin singkat, lebih sedikit persediaan, lebih sedikit ruang, lebih sedikit tenaga kerja, dan lebih sedikit uang. Lean Management adalah suatu pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan yaitu kegiatan yang tidak memberi nilai tambah melalui improvement yang berkesinambungan dengan mengoptimalkan value stream. Lean Management Implementation akan menciptakan proses kerja yang mengalir, ditarik dan dikendalikan sesuai dengan derap permintaan Pelanggan.
Konsultan akan membantu mengidentifikasi, merancang, dan mengimplementasi, serta melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penerapan Lean Management. Dengan demikian implementasi Lean Management akan memberikan dampak kepada produktivitas dan kualitas dalam memenangkan persaingan dalam industri dewasa ini. more →

 
    • 2. Business Process Mapping and Reengineering

Proses adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan output bernilai tambah dari suatu input. Suatu output dapat menjadi input bagi proses selanjutnya. Pemetaan proses adalah kegiatan menyepakati hubungan antar aktifitas yang ada dalam suatu lingkup organisasi yang pada akhirnya mentransformasikan harapan pelanggan menjadi kepuasan pelanggan.
Dengan pemetaan proses yang tuntas, maka banyak hal positif yang dapat dimanfaatkan, diantaranya adalah upaya peningkatan produktivitas dan upaya penghematan secara strategis dan integratif. Melalui pemetaan proses yang tuntas, organisasi dapat menerapkan berbagai standard manajemen sistem ke dalam organisasi tanpa perlu melakukan duplikasi kegiatan akibat persyaratan standard-standard tersebut.
Konsultan akan membantu, mulai dari identifikasi, pemetaan, penyelarasan, sampai kepada peningkatan produktivitas serta menerapan berbagai standard management system seperti ISO 9001, ISO 14001, ISO 18001, dan berbagai standard lain sesuai dengan kebutuhan organisasi. more →

 
    • 3. Cascading Departmental Balanced Scorecard

Balanced Scorecard selain berfungsi sebagai alat eksekusi strategi, juga merupakan alat ukur kinerja operasional. Untuk itu penerapan Balanced Scorecard perlu dilakukan sampai dengan seluruh unit kerja. Proses cascading Corporate Balanced Scorecard menjadi Departmental/Divisional Balanced Scorecard perlu dilakukan dengan metodologi yang tepat untuk mendapatkan hasil yang efektif dan menyeluruh.
Konsultan akan membantu mengidentifikasi dan melakukan cascading ke seluruh unit kerja dalam organisasi serta melakukan alignment secara vertikal dan horizontal untuk mendapatkan keseimbangan yang sempurna sebelum strategi dapat dieksekusi di level operasional.
Kegiatan mengidentifikasi strategi inisiatif juga perlu dilakukan untuk menjamin strategi yang telah dirancang dapat dicapai melalui usaha yang maksimal dan terkendali. more →

 
    • 4. Management System Development and Implementation

Dengan terbentuknya supply chain secara mendunia dapat kita akui bahwa globalisasi bukan sekedar konsep belaka, namun merupakan suatu keniscayaan bahwa akan terbentuk jaringan antar organisasi dan antar negara yang bersifat saling ketergantungan.
Untuk dapat bekerjasama secara setara, maka diperlukan suatu implementasi standard sistem manajemen yang sama dan diakui secara internasional. Berbagai kepentingan dan kebutuhan akan standard internasional sudah tersedia seperti ISO 9001, ISO 14001, ISO 18001, dan lain-lain.
Konsultan akan membantu mengidentifikasi, menyusun dokumentasi sistem manajemen, menerapkan sistem manajemen, melakukan audit sistem manajemen, sampai kepada pendampingan sertifikasinya. more →

 
    • 5. Organizational Adequacy Audit Execution

Audit adalah suatu kegiatan formal organisasi yang sistematis, independen, dan terdokumentasi yang dilakukan dalam rangka mendapatkan bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menetapkan sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi.
Salah satu bentuk audit sistem manajemen adalah audit kecukupan sistem (adequacy audit). Maka diperlukan kemampuan auditor untuk mendapatkan bukti audit dan mengevaluasi bukti audit serta memahami bisnis proses dan kriteria audit yang dijadikan sebagai referensi atau standard.
Konsultan akan membantu dalam mempersiapkan kemampuan auditor secara invididu maupun secara kelompok dalam manajemen audit program untuk melakukan perencanaan, persiapan, pelaksanaan audit, dan melakukan pelaporan serta evaluasi terhadap seluruh proses audit yang telah dilakukan. more →

 
    • 6. Organizational Compliance Audit Execution

Audit adalah suatu kegiatan formal organisasi yang sistematis, independen, dan terdokumentasi untuk mendapatkan bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menetapkan sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi.
Salah satu bentuk audit sistem manajemen adalah audit kesesuaian tehadap sistem yang telah dibangun (complience audit). Keefektifan penerapan sistem manajemen perlu diperiksa, oleh karena itu keefektifitasannya. Oleh karena itu diperlukan kemampuan auditor untuk mendapatkan bukti audit dan mengevaluasi bukti audit serta memahami bisnis proses dan kriteria audit yang dijadikan sebagai referensi atau standard.
Konsultan akan membantu dalam mempersiapkan kemampuan auditor secara invididu maupun secara kelompok dalam manajemen audit program untuk melakukan perencanaan, persiapan, pelaksanaan audit, dan melakukan pelaporan serta evaluasi terhadap seluruh proses audit yang telah dilakukan. more →

 
    • 7. Organizational Performance Audit Execution

Audit adalah suatu kegiatan formal organisasi yang sistematis, independen, dan terdokumentasi untuk mendapatkan bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menetapkan sejauh mana kriteria audit telah dipenuhi.
Salah satu bentuk audit system management adalah audit kinerja sistem (performance audit), yaitu mengevaluasi sejauh mana system yang telah dibangun dan telah diterapkan secara konsisten, mampu mencapai target kinerja yang ditetapkan. Dalam hal ini evaluasi terhadap peningkatan berkesinambungan juga merupakan focus dari kegiatan audit.
Konsultan akan membantu dalam mempersiapkan kemampuan auditor secara individu maupun secara kelompok dalam manajemen audit program untuk melakukan perencanaan, persiapan, pelaksanaan audit, dan melakukan pelaporan serta evaluasi terhadap seluruh proses audit yang telah dilakukan. more →