Our Services

Strategy Formulation and Development

Formulasi strategi merupakan proses merumuskan strategi atau proses menyusun rencana strategis yang berguna untuk membangun visi misi organisasi, mengidentifikasi peluang dan ancaman dari luar, menentukan kekuatan dan kelebihan organisasi dan perusahaan, serta menetapkan strategi alternatif tertentu yang akan dilakukan. Proses formulasi strategi akan membantu perusahaan dalam menemukan area mana saja yang perlu diperbaiki dan dikembangkan sehingga dapat meningkatkan customer value.

Magna Transforma dapat membantu organisasi dan perusahaan untuk merancang dan mengembangkan strategi korporat yang efektif dan efisien, menyusun formulasi perencanaan strategis, membantu dalam penyajian data yang diperlukan perusahaan secara cepat dan akurat dengan menggunakan Dashboard management software, menciptakan value proposition dan merumuskan model bisnis, membantu dalam pengambilan keputusan penting melalui Business Intelligent (BI), menerapkan pengendalian resiko dan system monitoring, menerapkan balanced scorecard dalam perusahaan, restrukturisasi organisasi, serta mendampingi dalam kegiatan merger& akuisisi.

 
    • 1. Business Plan Development

Business plan pada dasarnya adalah dokumen yang mendeskripsikan detail dari kegiatan usaha yang akan dilakukan. Dalam dokumen ini berisi gambaran tentang winning concept dari bisnis yang digeluti berupa perbandingan antara Company Key Success Factors (CKSF) dan Industry Key Success Factors (IKSF).
Data-data dan analisisnya menjadi bagian yang penting dalam business plan sehingga target bisnis dan cara untuk mencapainya dapat diformulasikan dengan tepat.
Dengan adanya business plan, maka kebijakan dan arah perusahaan menjadi lebih konkret dan jelas sekaligus menjadi alat ukur dan kendali jalannya bisnis.
Konsultan akan membantu dalam melakukan analisis data, melakukan benchmarking, dan bersama klien merumuskan business plan yang realistis dan inovatif.

 
    • 2. Corporate Strategy Development

Strategi pada dasarnya adalah cara yang sengaja dipilih oleh perusahaan dari berbagai pilihan yang ada dalam rangka mencapai tujuan perusahaan dan melaksanakan mandatnya sehingga nilai tambah bagi stakeholder dapat diciptakan, diwujudkan, dan dipertahankan secara berkesinambungan.
Perumusan strategi membutuhkan kemampuan analisis kuantitatif obyektif dan kejelian subjektif kualitatif dari top manajemen perusahaan untuk dapat merumuskan dan mengambil keputusan yang akurat dalam menentukan arah dan strategi perusahaan.
Strategi yang baik adalah strategi yang cocok antara peluang pasar yang ada dengan kemampuan sumber daya yang tersedia dalam perusahaan.
Konsultan akan membantu dalam merumuskan rencana strategis organisasi melalui serangkaian analisis makro-mikro, kuantitatif-kualitatif, dengan menggunakan alat bantu manajemen yang up to date, sehingga dapat dihasilkan rencana strategis organisasi yang optimal.

 
    • 3. Strategic Plan Formulation

Memiliki strategi artinya memiliki arah yang jelas untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan lebih baik dibandingkan dengan organisasi sejenis. Memformulasikan rencana strategis artinya menentukan sasaran jangka panjang yang menyeluruh dan prioritas bagi seluruh kepentingan organisasi, dengan memperhitungkan kekuatan sumberdaya organisasi, menentukan inisiatif strategis organisasi, dan menentukan rencana penanggulangan terhadap resiko yang mungkin terjadi.
Dengan rencana strategis yang solid, maka sukses organisasi (by design) dapat terwujud secara berkesinambungan. Tahapan kerja secara taktis dan teknis operasional dapat diturunkan dari rencana strategis organisasi tersebut.
Konsultan akan membantu dalam merumuskan rencana strategis organisasi melalui serangkaian analisis makro-mikro, kuantitatif-kualitatif, dengan menggunakan alat bantu manajemen yang up to date, sehingga dapat dihasilkan rencana strategis organisasi yang optimal.

 
    • 4. Value Proposition and Business Model Formulation

Nilai tambah (added value) merupakan faktor penentu bagi pelanggan dalam memilih produk yang dibutuhkan. Produk dengan nilai tambah yang paling besarlah yang akan menjadi pemenang dalam persaingan bisnis masa kini.
Nilai tambah pada dasarnya adalah persepsi terhadap manfaat yang dirasakan pelanggan dibandingkan dengan persepsi atas pengorbanan yang harus dikeluarkan oleh pelanggan dalam rangka mendapatkan manfaat tersebut. Menciptakan, memasarkan, dan mempertahankan nilai tambah adalah bagian yang penting dalam bisnis. Di sinilah perlunya suatu model yang merepresentasikan idealisme dari suatu produk agar dapat dirasakan oleh pelanggan.
Konsultan akan membantu dalam merumuskan dan mengemas nilai tambah yang unik yang paling mungkin untuk dijanjikan oleh perusahaan kepada para pelanggan. Konsultan lalu akan membantu merumuskan model bisnis yang dapat mewujudkan nilai tambah tersebut sehingga nilai tambah yang diciptakan (creating) dapat dipasarkan (capturing) dan dipertahankan secara berkesinambungan (sustaining).

 
    • 5. Risk Management Development and Monitoring Implementation

Resiko pada dasarnya adalah sesuatu yang kemungkinan berpotensi akan menimbulkan kerugian yang tidak diinginkan. Oleh karena itu resiko perlu untuk dikenali, identifikasi, dimitigasi, dan dikelola agar dapat dikendalikan sehingga semua kerugian yang timbul berada dalam perhitungan yang terkendali.
Pengendalian resiko dapat dilakukan atas faktor operasional bisnis, finansial, dan investasi atau gabungan keseluruhan. Karena bisnis selalu berada dalam kondisi dinamis, maka resiko pun selalu berada dalam kondisi dinamis pula. Oleh karena itu sistem identifikasi dan monitoring perlu dilakukan dalam kondisi yang terus menerus , agar resiko selalu berada dalam kondisi terkendali dan sistem peringatan dini dapat difungsikan.
Sistem peringatan dini dalam manajemen resiko dapat dibangun dengan menggunakan teknologi informasi yang tepat dan efisien. Konsultan akan membantu dalam mengidentifikasi, merumuskan, membangun, dan menerapkan sistem monitoring dalam pengendalian resiko yang terintegrasi.

 
    • 6. Corporate Balanced Scorecard Development

Tantangan bagi perusahaan dewasa ini adalah bagaimana menanggapi perubahan secara cepat dan dapat mengeksekusi kebijakan perusahaan dari tingkat top manajemen ke tingkat operasional secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Balanced Scorecard merupakan alat bantu manajemen dalam mengeksekusi strategi di tingkat opersional yang terukur dan dapat digunakan sekaligus sebagai alat ukur kinerja dan alat komunikasi strategi di level divisional.
Konsultan akan membantu mengidentifikasi strategi yang telah dibuat oleh top manajemen dan merumuskannya dalam peta strategi perusahaan yang terukur dalam KPI dan target. Dengan konsep ini, maka peta strategi dapat di-cascade ke level divisional-operasional sampai ke level individu.

 
    • 7. Dashboard Management Implementation

Salah satu kesulitan dalam eksekusi strategi adalah bagaimana melakukan monitoring dan evaluasi strategi secara cepat dan tepat oleh top manajemen. Hal ini hanya dapat dilakukan jika tersedia teknologi yang mampu memberikan informasi pelaksanaan strategi di level operasional secara cepat, akurat, komprehensif, dan sederhana.
Dashboard Management adalah konsep dimana top manajemen dapat mengendalikan perusahaan melalui serangkaian indikator yang dilihat pada layar komputer atas proses dan hasil kerja dari setiap sasaran strategis yang telah ditetapkan. Dengan demikian manajemen dapat mengambil keputusan segera dan perlu untuk dapat melakukan penyesuaian dan usaha dalam rangka mencapai target-target perusahaan.
Dengan software yang telah terbukti membantu banyak organisasi menjalankan strateginya, maka konsultan akan membantu menyiapkan sistem yang terintegrasi, prosedur pelaksanaan, review manajemen, serta pelatihan penggunaan software bagi tim pengembangan strategi dan bagi semua manajer dalam perusahan.

 
    • 8. Decision Support System Implementation with Business Intelligent

Dalam Business Intelligence (BI) terdapat serangkaian konsep, metode, kriteria, dan teknologi untuk menterjemahkan data-data menjadi informasi yang berguna dan berarti dalam pengambilan keputusan bisnis. Dengan pendekatan yang tepat dan dengan memanfaatkan data yang akurat akan sangat bermanfaat dalam memberikan informasi bagi top manajemen dalam melihat peluang, merumuskan strategi yang efektif sehingga dapat memenangkan persaingan bisnis dalam jangka panjang.
Konsultan akan membantu mengidentifikasi data, merumuskan ke dalam metodologi dan kriteria yang tepat serta melalui pemanfaatan teknologi informasi yang telah terbukti membantu banyak organisasi mendapatkan informasi yang berguna, maka Business Intelligence (BI) akan menjadi alat bantu manajemen yang sangat efektif bagi pengambilan keputusan bagi perusahaan.

 
    • 9. Organization (Business) Restructuring

Melakukan restrukturisasi organisasi merupakan aksi korporat dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang spesifik dan signifikan. Alasan untuk melakukan restrukturisasi bisa didasarkan kepada upaya penyelamatan organisasi dari krisis dan keterpurukan atau merupakan suatu tindakan untuk melakukan perubahan mendasar akibat perubahan strategi maupun teknologi.
Terlepas dari alasan melakukan restrukturisasi, maka upaya ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati, cepat, dan terarah. Restrukturisasi akan membawa dampak perubahan besar, namun memiliki resiko yang besar pula.
Dalam hal ini konsultan akan membantu dalam merancang restrukturisasi organisasi sesuai dengan strategi organisasi yang dipilih untuk memastikan bahwa organisasi mampu melaksanakan strategi secara efektif. Dalam mendampingi implementasinya konsultan akan berperan mengelola perubahan agar transisi organisasi dapat berjalan lancar tanpa kendala yg berarti.

 
    • 10. Merger and Acquisition Execution

Merger dan akuisisi perusahaan merupakan salah satu bentuk pertumbuhan bisnis secara non organik. Dalam merger dan akuisisi banyak faktor teknis dan faktor non teknis yang perlu diselaraskan untuk mencapai tujuannya yaitu sinergi yang harmonis.
Oleh karena itu, perencanaan dan assessment yang komprehensif akan sangat membantu dalam eksekusi merger dan akuisisi. Persiapan penyelarasan dari sisi produk, operasi, dan sumberdaya manuasia menjadi sangat penting untuk menghindari efek samping yang kontra produktif.
Konsultan akan membantu mengawal kegiatan merger dan akuisisi, sejak perencanaan, persiapan, eksekusi, penyelarasan, dan pasca merger dan akuisisi berupa mengelola perubahan-perubahan yang dirasakan seluruh stakeholder.

by: Magna Providencia